Jumat, 14 April 2017
Panen Perdana Buah Pepaya
Sabtu, 25 Maret 2017
Silaturahmi Pengurus & Anggota KUBE Tunas Kesuma
1 Juni 2017 Wilayah Purbolinggo
2 Juni 2017 Wilayah Way Bungur
Minggu, 01 Januari 2017
Spirit Tahun Baru Menggagas Program Baru
1. Membuka simpanan Wisata Tahun Baru 2018. Program ini ditawarkan kepada masyarakat desa Tanjung Kesuma untuk mengisi Tahun Baru 2018.
Dengan menawarkan program simpanan wisata Tahun Baru, diharapkan banyak warga yang bisa mengisi liburan tahun baru secara serentak untuk setiap lingkungan. (KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha)
Kamis, 22 Desember 2016
Menganalisa Kebutuhan Warga Mengemas Potensi Desa
Peluang pengembangan kelompok usaha bersama yang didasarkan potensi desa akan memiliki keunggulan.
Sebagai contoh Pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan. Karena berbasis pemanfaatan lahan, di perlukan sistem dan mekanisme kelompok yang baik.
Selasa, 13 Desember 2016
Dua Sub Bidang Usaha KUBE Tunas Kesuma Lolos seleksi BUM Desa Artha Jaya Kesuma
Selamat dan Sukses Kepada Pengurus KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana dan Sub Bidang Serba Usaha yang lolos seleksi usulan Unit Usaha BUM Desa Artha Jaya Kesuma.
Minggu, 04 Desember 2016
KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana
Suaunan Pengurus
Kelompok Usaha Berasama (KUBE) Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana
Penasehat:
Kepala Desa Tanjung Kesuma
LPMD Seksi Perekonomian
Ketua KUBE Tunas Kesuma
Pengawas : Sukari
Ketua : Ujang Riyadi
Sekretaris : Komarudin
Bendahara : Abun Bunyadi
Seksi Produksi : Aim , Rahmat Muhaimim,
Seksi Humas dan Publikasi: Dadang Solihin, Dadang Supriyadi, Yogi
Seksi Pemasaran : Chaidir Anwar, Awang
Senin, 26 September 2016
Bank Sayuran: Menelaah Solusi Meramu Potensi Ekonomi Pekarangan Warga
Dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan Pengurus Kube Tunas Kesuma ternyata sedikit saja warga yang berfikir untuk menjual sayuran (baik berupa daun, buah, umbi atau bagian tanaman lainnya). Faktor utamanya adalah karena jumlahnya dianggap belum layak untuk di jual. "Dijual ke pasar tanggung, di jual ke warung malu", begitu realitas yang terjadi di tengah warga masyarakat.
Atas dasar inilah, saat ini pengurus Kube Tunas Kesuma sedang menggagas konsep Bank Sayuran, yang bertujuan menghadirkan solusi bagi warga yang "malu" menjual 3 ikat bayam potongnya. "Mungkin saja kalau menabung 3 ikat bayam akan merasa bangga dibanding menjual 3 ikat bayam", papar Dadang Suryana (salah seorang penggagas konsep ini).
Konsep ini sedang dalam tahap penjajakan dan pengembangan. "Saat ini sedang dilakukan pendataan warga yang telah memanfaatkan lahan pekarangan, sekaligus jenis sayuran yang telah di budidayakan. Konsep Bank Sayuran akan bisa berjalan dengan satu atau dua komoditas awal yang bisa kontinyu produksinya", papar Suyatno.
Dalam pengembangan konsep ini Pengurus Kube Tunas Kesuma memberi kesempatn kepada para pengembang konsep, warga, dan mitra pemasaran untuk berdiskusi dan melakukan pengujian konsep. Tujuan utamanya adalah meningkatkan nilai dan manfaat lahan pekarangan warga agar lebih produktif.




