Jumat, 26 Mei 2017
Kamis, 25 Mei 2017
Menghadapi Hari Raya Tanpa "Keluhan"
Kegiatan Kube Tunas Kesuma dalam menyelenggarakan program simpanan hari raya berdasarkan prinsip kesadaran menyimpan uang sisa belanja harian warga.
Penyiapan Barang Kebutuhan Hari Raya Oleh Pengurus Sub Bidang Serba Usaha



Surat Pemberitahuan:Dengan ini kami menyampaikan pemberitahuan tentang Jadwal Pembagian Barang Kebutuhan Hari Raya sebagai berikut:
1. Wilayah Kec. Purbolinggo ( Meliputi Anggota warga Desa Tanjung Kesuma, Tegal Yoso, Tanjung Inten & Toto Harjo) & Kec. Way Bungur (Tegal Ombo)
a. Pelaksanaan Pembagian Sembako:
Hari /Tgl: Kamis 1 Juni 2017
Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Balai Desa Tanjung Kesuma
b. Pelaksanaan Pembagian Daging
Hari/tgl : Jum’at, 23 Juni 2017
Pukul : 14.00 WIB s/d selesai
Tempat : Rumah Kader Masing-masing
2. Wilayah Kec. Way Bungur (Desa Tanjung Tirto)
a. Pembagian Sembako
Hari/tgl : Jum’at, 2 Juni 2017
Pukul : 09.00 WIB s/d selesai
Tempat : Rumah Ibu Masfufah (Bungur)
b. Pembagian Daging
Hari/tgl : Jum’at, 23 Juni 2017
Pukul : 14.00 WIB s/d selesai
Minggu, 14 Mei 2017
BUMDES Artha Jaya Kesuma Mengikuti Lomba Tingkat Provinsi Lampung 2017
Segenap Pengurus & Anggota Kube Tunas Kesuma Mengucapkan Selamat dan Sukses atas Pelaksanaan Penilaian Lomba BUMDES Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2017 Kepada BUMDES Artha Jaya Kesuma Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur
Rabu, 10 Mei 2017
Sub Bidang Serba Usaha Mulai Siapkan Sembako Program SImpanan Hari Raya


Pengurus Kelompok Usaha Bersama (KUBE)Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha Desa Tanjung Kesuma Kec. Purbolinggo Lampung Timur mulai menyiapkan Sembako yang akan dibagikan kepada warga masyarakat yang mengikuti Program Simpanan Hari Raya.
Pada Kamis 11 Mei 2017 pengurus Kube mulai mengemas Gula Putih. Gula Putih adalah salah satu barang yang masuk dalam pogram simpanan hari raya. Sebanyak 800 kg gula putih akan di distribusikan ke 5 desa kepada anggota yang telah menyimpan uang sejak 10 bulan sebelumnya.
Menurut Ani Fitriani SE. (Bendahara Kube Tunas Kesuma Bidang Serba Usaha), sejak akhir April 2017 pengadaan barang kebutuhan hari raya sudah dilakukan. Kemudian dilanjutkan dengan proses repacking barang. Ia dan pengurus memastikan jadwal pembagian kebutuhan hari raya akan tepat waktu.
Program simpanan Hari Raya yang diselenggarakan KUBE Tunas KEsuam diikuti oleh 405 anggota yang berasal dari 5 Desa di Kecamatan Purbolinggo dan Way Bungur Lampung Timur.
Jumat, 14 April 2017
Panen Perdana Buah Pepaya
Sabtu, 25 Maret 2017
Silaturahmi Pengurus & Anggota KUBE Tunas Kesuma
1 Juni 2017 Wilayah Purbolinggo
2 Juni 2017 Wilayah Way Bungur
Minggu, 01 Januari 2017
Spirit Tahun Baru Menggagas Program Baru
1. Membuka simpanan Wisata Tahun Baru 2018. Program ini ditawarkan kepada masyarakat desa Tanjung Kesuma untuk mengisi Tahun Baru 2018.
Dengan menawarkan program simpanan wisata Tahun Baru, diharapkan banyak warga yang bisa mengisi liburan tahun baru secara serentak untuk setiap lingkungan. (KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha)
Kamis, 22 Desember 2016
Menganalisa Kebutuhan Warga Mengemas Potensi Desa
Peluang pengembangan kelompok usaha bersama yang didasarkan potensi desa akan memiliki keunggulan.
Sebagai contoh Pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan. Karena berbasis pemanfaatan lahan, di perlukan sistem dan mekanisme kelompok yang baik.
Selasa, 13 Desember 2016
Dua Sub Bidang Usaha KUBE Tunas Kesuma Lolos seleksi BUM Desa Artha Jaya Kesuma
Selamat dan Sukses Kepada Pengurus KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana dan Sub Bidang Serba Usaha yang lolos seleksi usulan Unit Usaha BUM Desa Artha Jaya Kesuma.
Minggu, 04 Desember 2016
KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana
Suaunan Pengurus
Kelompok Usaha Berasama (KUBE) Tunas Kesuma Sub Bidang Tata Busana
Penasehat:
Kepala Desa Tanjung Kesuma
LPMD Seksi Perekonomian
Ketua KUBE Tunas Kesuma
Pengawas : Sukari
Ketua : Ujang Riyadi
Sekretaris : Komarudin
Bendahara : Abun Bunyadi
Seksi Produksi : Aim , Rahmat Muhaimim,
Seksi Humas dan Publikasi: Dadang Solihin, Dadang Supriyadi, Yogi
Seksi Pemasaran : Chaidir Anwar, Awang
Senin, 26 September 2016
Bank Sayuran: Menelaah Solusi Meramu Potensi Ekonomi Pekarangan Warga
Dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan Pengurus Kube Tunas Kesuma ternyata sedikit saja warga yang berfikir untuk menjual sayuran (baik berupa daun, buah, umbi atau bagian tanaman lainnya). Faktor utamanya adalah karena jumlahnya dianggap belum layak untuk di jual. "Dijual ke pasar tanggung, di jual ke warung malu", begitu realitas yang terjadi di tengah warga masyarakat.
Atas dasar inilah, saat ini pengurus Kube Tunas Kesuma sedang menggagas konsep Bank Sayuran, yang bertujuan menghadirkan solusi bagi warga yang "malu" menjual 3 ikat bayam potongnya. "Mungkin saja kalau menabung 3 ikat bayam akan merasa bangga dibanding menjual 3 ikat bayam", papar Dadang Suryana (salah seorang penggagas konsep ini).
Konsep ini sedang dalam tahap penjajakan dan pengembangan. "Saat ini sedang dilakukan pendataan warga yang telah memanfaatkan lahan pekarangan, sekaligus jenis sayuran yang telah di budidayakan. Konsep Bank Sayuran akan bisa berjalan dengan satu atau dua komoditas awal yang bisa kontinyu produksinya", papar Suyatno.
Dalam pengembangan konsep ini Pengurus Kube Tunas Kesuma memberi kesempatn kepada para pengembang konsep, warga, dan mitra pemasaran untuk berdiskusi dan melakukan pengujian konsep. Tujuan utamanya adalah meningkatkan nilai dan manfaat lahan pekarangan warga agar lebih produktif.
Jumat, 23 September 2016
Gerakan Menyimpan "Limbah Dompet" Untuk Memenuhi Kebutuhan hari Raya
Setiap hari kita belanja. Setiap belanja mungkin saja menyisakan beberapa ratus rupiah uang kembalian. Jika dikumpulkan uang kembalian ini bisa bertambah banyak jumlahnya.Pernahkah menghitung berapa sebenarnya sisa uang belanja harian (yang saya sebut sebagai limbah dompet) ?
Jika setiap hari ada kembalian belanja sebanyak Rp. 500,- maka dalam satu tahun (365 hari) jumlahnya adalah sebagai berikut : Rp. 500,- x 365 = Rp. 182.500,-., Jika Rp. 1.000,- = Rp. 365.000,- dan seterusnya.
Limbah dompet dimiliki oleh semua ibu rumah tangga. Ada beragam cara untuk menyelamatkan limbah dompet ini. Ada yang dimasukkan kotak bumbu dapur, di masukkan toples dan lain-lain. Namun demikian jika menyimpan sendiri, ada kemungkinan jika sisa uang belanja tersebut telah genap mencapai jumlah tertentu akan di bawa ke warung lagi untuk belanja berikutnya.
Di perdesaan tidak sedikit ibu-ibu rumah tangga yang masih mengeluhkan persiapan hari Raya Idul Fitri (khususnya untuk kebutuhan kue dan masakan). Atas dasar analisa inilah Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha mengajak warga desa untuk menyimpan sisa uang belanja harian melalui Kelompok.
Diprakarsai oleh Ani Fitriani SE., Agustina Murni A.Md., Sulasmi dan beberapa ibu rumah tangga lainnya, hingga 20 septermber tercatat sudah ada 404 ibu rumah tangga yang mendaftarakan diri menjadi anggota kelompok ini.
Rabu, 14 September 2016
5 Manfaat Utama Pemberian Pupuk kandang
![]() |
| Anggota Kube Tunas Kesuma Dusun IV memberikan pupuk Kandang pada lubang Tanaman Pepaya di Pekarangan rumah |
1. Meningkatkan Kesuburan Tanah.
Ketersediaan Unsur Hara Makro Esensial seperti Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalium (K) juga meningkat akibat pemberian pupuk kandang.
2. Meningkatkan Daya Simpan Air.
Tingginya kandungan Bahan organik yang ada dalam pupuk kandang, memungkinkan akan meningkatkan kemampuan tanah dalam nengikat air. Hal ini sangat berguna bagi tanaman baru yang rentan terhadap kekeringan.
3. Meningkatkan Porositas Tanah.
![]() |
| Anggota Kube Tunas Kesuma Dusun IV menyiapkan pupuk Kandang untuk mengisi lubang Tanaman Pepaya di Pekarangan rumah |
4. Memperbaiki Sifat Biologi Tanah.
Unsur hara yang terkandung dalam pupuk kandang, sangat diperlukan oleh tanaman. Sisa Aktifitas mikroorganisme dalam proses dekomposisi meningkatkan kandungan bahan organik tanah.
5. Memperbaiki Sifat FisikaTanah.
Struktur tanah yang memiliki kandungan bahan organik tinggi, sangat ideal bagi akar tanaman. pertumbuhan akar dan kemampuan menyerap unsur hara bisa berlangsung optimal pada tanah yang remah (tidak berupa bongkahan) akibat penambahan pupuk kandang.
Selasa, 06 September 2016
Tanam Pepaya Tahap 2 dimulai

Pengurus Kube Tunas Kesuma Sub Bidang Budidaya Pepaya tengah melaksanakan kegiatan persiapan penanaman pepaya tahap ke 2.Hari ini Selasa (06/09/2016) Pengurus Kube Tunas Kesuma tang terdiri dari Saryono (Wakil Ketua) dan pengurus Seksi Teknis Budidaya Sugito dan Tri Hendro Susanto menyerahkan Bibit Pepaya kepada Sulaiman (Ketua Kube Tunas Kesuma Dusun V ).
Senin, 05 September 2016
Cara Membuat Guludan Pada Tanaman Pepaya
Memasuki usia 1 bulan sejak tanam, tanaman pepaya perlu mendapat perlakuan khusus yaitu pembuatan guludan. Tanah di sekitar lubang awal tanaman pepaya perlu di buat guludan. Cara yabg dilakukan adalah dengan menggemburkan tanah di luar lubang tanam (saat tanam dibuat lubang dengan ukuran Panjang 50 x lebar 50 cm dengan kedalaman 40 cm).
1. Untuk mengurangi persaingan makanan antara tanaman utama dengan gulma rumput rumputan yang berakar pendek. Guludan ini dilakukan dengan pengurukan tanah sehingga perakaran gulma rerumputan tidak bersaing langsung dengan perakaran tanaman
2. Menyediakan parit parit irigasi sehingga mengurangi erosi tanah dan pupuk pada permukaan tanaman dan mencegah terendamnya akar tanaman
3. Menghambat aliran permukaan
4. Memperbesar penyerapan air ke tanah
Teras berfungsi mengurangi panjang lereng dan menahan air, sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan, dan memungkinkan penyerapan air oleh tanah. Dengan demikian erosi berkurang. (Arsyad, 1989).
Menurut Yuliarta et al (2002), manfaat teras adalah mengurangi kecepatan aliran permukaan sehingga daya kikis terhadap tanah dan erosi diperkecil, memperbesar peresapan air ke dalam tanah dan menampung dan mengendalikan kecepatan dan arah aliran permukaan menuju ke tempat yang lebih rendah secara aman.
Beberapa teknik konservasi tanah dengan teras sering adalah : teras bangku, teras kredit, individu. Dari teknik konservasi tersebut di atas salah satu teras guludan merupakan konservasi tanah yang relatif mudah dan murah biayanya. Hal ini lebih dapat di laksanakan oleh petani dengan keterbatasan modal yang dimiliki oleh petani pada umumnya.
Senin, 29 Agustus 2016
Tumbuh, Bertumbuh dan Pertumbuhan
Bertani adalah kegiatan yang mengasyikan. Kita bisa belajar banyak hal tentang tanah, tanaman dan air. Selain itu kita juga bisa belajar mengaenai pertumbuhan tanaman. Istilah "Pertumbuhan" sering kita sebut. Untuk menggambarkan sebuah perubahan ukuran bentuk dan lain-lain. Namun dalam rangka memperkaya pemahaman, ada baiknya kita membacar Pengertian Pertumbuhan Menurut para pakar yang berasumber dari www.pengertianpakar.com, sebagai berikut :1. Menurut Webster, Pengertian Pertumbuhan adalah proses penambahan ukuran dan pembesaran sel yang progresif yang mencerminkan pertumbuhan protoplasma.
2. Menurut Harjadi, Pengertian Pertumbuhan Tanaman adalah penambahan tinggi tanaman dan jumlah daun serta berat kering yang tidak dapat kembali ke bentuk semula.
Dari pengertian pertumbuhan tanaman di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Pertumbuhan Tanaman adalah suatu proses penambahan ukuran, penambahan jumlah sel dan penambahan jumlah daun yang tidak akan kembali lagi pada bentuk semulanya.
Ukuran suatu pertumbuhan adalah berat bersih. Berat basah atau berat segar suatu tanaman sangat mudah berubah, tergantung pada kadar air yang dikandungnya. Bila jaringan tanaman mengering maka akan kehilangan berat segarnya. Sekitar 90 persen kandungan bahan kering tanaman merupakan hasil dari fotosintesis. Berat kering tanaman juga memberikan suatu dasar untuk mengamati biji karena nilai energi makanan yang berguna bagi manusia adalah biji, umbi atau akar penyimpanan sangat erat hubungannya dengan berat keringnya. Menurut Gastal dan Durand, Pertumbuhan tanaman dihasilkan dari interaksi antara genome dan lingkungan.
Fase Pertumbuhan TanamanPertumbuhan tanaman terdiri atas 2 fase, yaitu Fase Vegetatif dan Fase Generatif.
Fase pertumbuhan tanaman vegetatif terutama terjadi pada perkembangan akar, daun dan batang yang baru. Fase vegetatif ini berhubungan dengan 3 proses penting, yaitu : (1) pembelahan sel, (2) Perpanjangan sel, dan (3) tahap pertama dari diferensiasi sel.
Fase pertumbuhan tanaman generatif terjadi pada pembentukan dan perkembangan kuncup-kuncup bunga, buah, bunga dan biji atau pada pembesaran dan pendewasaan struktur penyimpanan makanan, akar-akarnya dan batang yang mempunyai daging. Proses penting yang berlangsung pada fase ini meliputi pembuatan sel-sel yang secara relatif sedikit, penebalan serabut-serabut, pendewasaan jaringan, pembentukan hormon untuk perkembangan kuncup bunga, bunga, buah dan bijinya, pembentukan koloid hidrofilik dan perkembangan alat-alat penyimpanan.
Pertumbuhan tanaman dapat dibedakan menjadi 3 fase, yaitu fase perkecambahan, vegetatif dan generatif. Pertumbuhan awal tanaman lebih banyak menggunakan zat-zat cadangan yang berada di dalam batang. Pertumbuhan vegetatif terutama terjadi pada perkembangan akar, daun dan batang. Pertumbuhan generatif terjadi pada pembentukan bunga dan biji. Organ-organ yang mengalami pertumbuhan adalah akar, batang dan daun. Pertumbuhan tanaman yang cepat dan lebat mempengaruhi kadar bahan kering, umumnya pertumbuhan yang cepat pada musim hujan selalu diikuti dengan penurunan kadar bahan kering, sedangkan kadar protein agak meninggi.Menurut Sitompul dan Guritno, pertumbuhan tanaman dipengaruhi oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Faktor genetik akan mempengaruhi proses fisiologi tanaman, sedangkan faktor lingkungan dipengaruhi oleh temperatur, kadar air tanah dan unsur hara. Faktor lingkungan yang paling mempengaruhi pertumbuhan tanaman yaitu : (1) Tanah yang memberi unsur hara dan kelembaban, (2) energi penyinaran dalam bentuk panas dan cahaya, dan (3) Udara yang mengakibatkan karbondioksida dan oksigen.
Sekian pembahasan mengenai pengertian pertumbuhan tanaman dan fase pertumbuhan tanaman, semoga tulisan saya mengenai pengertian pertumbuhan tanaman dan fase pertumbuhan tanaman dapat bermanfaat.
Sabtu, 27 Agustus 2016
Kube Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha Evaluasi Bulanan
Pengurus Kube Tunas Kesuma melaksanakan pertemuan evaluasi program Simpanan Hari Raya. Dalam satu minggu sejak program simpanan hari ini ditawarkan, sudah ada 150 anggota terdaftar.
Dalam rapat yang di buka oleh Sulasmi (Sekretaris) dibahas tentang alur dan mekanisme kerja, dan perlengkapan administrasi kelompok.
Rabu, 24 Agustus 2016
Gerakan Tanam 1000 Lusin Batang Pepaya di Tanjung Kesuma
Pendaftaran Anggota Kube Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha di Mulai
![]() |
| Ani Fitriani sedang Melayani Pendaftaran Anggota KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha (Dok. DS) |
Menurut Ani Fitriani, Simpanan Kebutuhan Hari Raya terbuka untuk warga masyarakat, yang ingin menyimpan uang untuk persiapan Hari Raya tahun mendatang. Ani menyebutkan dalam penawaran yang di berikan oleh Kube kepada Warga masyarakat, di sediaakan aneka kebutuhan hari raya seperti Kue Basah, Kue Kering, Biskuit dan beberapa camilan khas lebaran. Sedangkan pada kebutuhan Sembako disediakan Terigu, Gula, Minyak Goreng, mentega dan lain-lain. Tak ketinggalan meinuman ringan khas lebaran juga disediakan.
![]() |
| Suprihatin Warga Dusun II Tanjung Kesuma udai melakukan Pendaftaran Anggota KUBE Tunas Kesuma Sub Bidang Serba Usaha (Dok. DS) |
Menurut Ibu tiga orang anak ini, besar simpanan warga bervariasi mulai Rp. 10.000,- hingga Rp. 30.000,- per Minggu. Berapapun nilainya tidak masalah bagi Kelompok, yang penting warga mulai menyadari bahwa jika kebutuhan Hari Raya jika dikeluarkan sekaligus akan membebani pengeluaran warga. Atas dasar inilah Program Simpanan Kebutuhan Hari Raya, bisa menjadi sarana mengatasi beban pengeluaran Hari Raya yang biasanya di keluarkan sekaligus menjelang hari raya.














